Iran akan berdiri di sisi Iran melawan sanksi sepihak Amerika Serikat (AS).
Kebijakan pembatasan ekspor senjata oleh pemerintah Jerman ke Arab Saudi itu mengganggu Industri Keamanan dan Pertahanan Jerman (BDSV).
Sedianya embargo itu akan berakhir pada 9 Maret, tetapi menteri luar negeri Jerman mengatakan pada Rabu (6/3) larangan itu diperpanjang hingga akhir Maret
Ia mencatat bahwa Iran akan melanjutkan jalur "kemerdekaan", "kemajuan", "kebebasan" dan "demokrasi".
Pekan lalu, Soleimani mengatakan, Zarif adalah orang utama yang bertanggung jawab atas kebijakan luar negeri dan ia didukung oleh Khamenei.
Zarif sebelumnya tidak diberi tahu mengenai perjalanan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke Teheran pada pekan lalu. Hal inilah yang membuat Zarif dongkol.
Ayatollah Khamenei mengatakan kesepakatan nuklir 2015, tidak menyelesaikan masalah ekonomi di negara itu.
Negeri Para Mulllah itu menyebut tindakan London itu salah dan tidak bertanggung jawab.
Pada akhir Januari, Departemen Kehakiman AS menuduh Meng dan Huawei berkomplot melanggar sanksi AS terhadap Iran.
Sejak awal musuh melihat JCPOA sebagai tujuan tiga cabang, bukan hanya satu, dan dua lainnya lebih penting daripada yang pertama.