Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) warning Presiden Jokowi terkait calon wakil presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) masuk dalam daftar prioritas calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
Pasangan Jokowi-Cak Imin (JOIN) menjadi harga mati bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). JOIN dinilai sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) ideal pada Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi selama dua kali dalam minggu ini.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dikabarkan bertemu dengan Presiden Jokowi, di Istana Bogor, Rabu (11/7). Apa pembahasan dalam pertemuan tersebut?
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meyakini Presiden Jokowi tidak akan memilih Mahfud MD sebagai calon wakil presiden (Cawapres). Sebab, Mahfud diyakini tidak dapat mendongkrak elektabilitas Jokowi dalam menghadapi Pilpres 2019.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung penuh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar sebagai cawapres mendampingi Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut meraih 18,2 persen, unggul atas Joko Widodo (14,7 persen), Prabowo Subianto (12,3 persen)
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Dimyati Rois menegur Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang terkesan “one man show” dalam upayanya sebagai calon Wakil presiden (Cawapres) 2019 mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Meski dihujani kritikan pedas, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meyakini elektabilitas Presiden Jokowi jelang pelaksanaan Pilpres 2019 tidak akan terganggu.