Para pihak yang dibekuk KPK ialah Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga, pejabat Pemkab Labuhanbatu, serta pihak swasta.
Erik bersama sejumlah pihak lainnya diduga terlibat kasus suap.
Para pihak yang ditangkap itu diduga terlibat kasus suap.
Dewas KPK menyebut angka pungli di rutan jauh lebih besar dari temuan awal sebesar Rp 4 miliar.
Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Pelni terkait pembayaran komisi asuransi perkapalan.
Permohonan praperadilan Eddy Hiariej ini terkait dengan penetapannya sebagai tersangka
Pieter menyebut jika kliennya tidak mengenal para tersangka maupun saksi dalam perkara ini.
Aliran uang itu didalami penyidik KPK lewat dua orang delat Eddy Hiariej pada Selasa 9 Januari 2023.