Serangan udara AS itu menewaskan Soleimani serta seorang komandan milisi Irak di bandara Baghdad
Abdul-Mahdi mengecam serangan AS sebagai tindakan "agresi" terang-terangan yang akan memicu perang yang menghancurkan.
Mantan kepala pasukan elit itu tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) pada Jumat (3/1), menurut laporan media pemerintah Iran.
Pentagon mengatakan, serangan itu bertujuan menghalangi rencana serangan Iran ke depannya.
Militer Israel mengatakan sudah mensiagakan pasukannya untuk menanggapi kemungkinan ancaman dari Iran. Israel juga sudah menutup Gunung Hermon, resor ski di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, bagi para pengunjung.
IRGC mengumumkan pada Jumat (3/1) pagi bahwa Mayor Jenderal Soleimani dan al-Muhandis menjadi tegwas dalam serangan yang helikopter AS. Kelompok pro-pemerintah Irak juga mengkonfirmasi insiden itu.
IRGC mengumumkan pada Jumat (3/1) pagi bahwa Mayor Jenderal Soleimani dan komandan kedua Mobilisasi Populer Irak (PMU), Abu Mahdi al-Muhandis tewas dalam serangan helikopter AS.
Kematian Soleimani tidak akan menghentikan misinya, justru para penjahat yang memiliki "darah" Soleimani dan para martir lainnya yang tewas dalam serangan tersebut akan memberikan pembalasan yang mengerikan.
Roket-roket itu mendarat di dekat terminal kargo udara, membakar dua kendaraan dan melukai beberapa orang, kata Media Sel Keamanan Kementerian Dalam Negeri Irak dalam sebuah pernyataan sebelumnya.
Menurut Pertemuan Nasional Keluarga Para Martir Palestina, dari 149 korban 112 berasal dari Jalur Gaza yang terkepung dan 37 dari Tepi Barat yang diduduki.