Konfrontasi terbaru antara musuh bebuyutan terjadi setelah AS menuduh Pengawal Revolusi Islam Iran melecehkan kapal-kapalnya di Teluk pada pertengahan April.
Kepala komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Iran Mayor Jenderal Hossein Salami juga memperingatkan, Iran akan menargetkan kapal-kapal AS jika mengancam keselamatan kapal-kapal atau kapal perang negara tersebut.
Sistem elektro-optik, yang dilengkapi dengan kamera inframerah presisi tinggi serta perangkat pencitraan dengan resolusi tinggi, mampu mendeteksi orang tak terhitung jumlah dalam hitungan detik.
Iran telah mengerahkan 2.000 anggota milisi proksi dan Pasukan Pengawal Revolusi Quds ke Saraqib
Ideologi ekstremis yang dipromosikan Riyadh menempatkan Arab Saudi dan Iran di sisi berlawanan dari berbagai konflik di Timur Tengah.
Pernyataan terakhir Perwakilan Khusus AS untuk Iran Brian Hook adalah publikasi resmi dan penyingkapan terang-terangan terorisme sasaran dan negara AS.
Dalam pidato yang disiarkan langsung, Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei menyoroti kehadiran militer AS yang sumber masalah di wilayah tersebut untuk segera angkat kaki.
Kantor berita al-Forat berbahasa Arab Irak melaporkan bahwa aliansi tersebut memutuskan memindahkan pusat komandonya dari ibukota Irak, Baghdad ke Kota Kuwait pada Selasa (7/1).
Kepala Eksekutif Afghanistan untuk Pemerintah Persatuan Nasional, Abdullah Abdullah menyesalkan agresi AS yang menewaskan Jenderal Soleimani.
Ia menyurati kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres, yang menyatakan, pembunuhan dengan dalih apa pun adalah contoh nyata terorisme negara dan merupakan tindakan kriminal yang melanggar prinsip dasar hukum internasional.