Pelni (Persero) dapat penugasan delapan trayek tol laut di tahun 2025 untuk mendukung distribusi logistik di seluruh wilayah Indonesia.
Pergerakan penumpang kapal PELNI tertinggi berada di wilayah tengah Indonesia sebesar 40,3 persen
Program ini diharapkan dapat menjamin pasokan bahan makanan yang akan disalurkan ke kapal-kapal penumpang PELNI.
Periode angkutan nataru PELNI akan dimulai pada 11 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025.
Pendaftar menginap di atas kapal mencapai 4.356 orang, dengan realisasi menginap sebanyak 1.313 orang.
KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.
Puteri juga mendukung rekomendasi pemberian PMN Tunai senilai Rp1,5 triliun kepada PT PELNI untuk keperluan pembelian 3 (tiga) kapal baru dan PMN Non Tunai sebesar Rp367,5 miliar kepada ASDP Ferry Indonesia dalam bentuk 10 Kapal Motor Penumpang.
Masalah kita sebenarnya sederhana, jangan sampai PMN digunakan untuk menutupi miss manajemen di masa lalu, atau praktik-praktik kongkalikong yang ujungnya merugikan kinerja perusahaan dan keuangan negara.
Persetujuan PMN tunai di antaranya diberikan kepada PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp1,89 triliun, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Rp5 triliun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Rp2 triliun, PT Industri Kereta Api Indonesia (Persero) atau INKA Rp965 miliar, PT Hutama Karya (Persero) Rp1 triliun, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni Rp1,5 triliun, dan kewajiban penjaminan pemerintah Rp635 miliar.
Ke-30 trayek tersebut melayani rute perintis di 18 wilayah di Indonesia dan telah berlaku sejak 1 Januari 2024 lalu.