Sebagai informasi, mencatat sebanyak 137 emiten belum menyampaikan laporan keuangan per 31 Desember 2023
Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2024 adalah 18 emisi dari 17 emiten senilai Rp20,96 triliun
Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 550 emisi dari 128 emiten dengan outstanding Rp466,48 triliun dan USD32,362 juta
Jeffrey juga mengungkapkan Indonesia tercatat sebagai negara pertama yang mengembangkan sistem online trading syariah
Sepanjang 2023, investor pasar modal yang terdiri investor saham, obligasi, dan reksa dana meningkat 1,85 juta investor menjadi 12,16 juta investor
Untuk tahun depan BEI juga menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) senilai Rp 12,25 triliun
Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 63,76% dibandingkan dengan 2022 yang mencapai Rp33,06 triliun
Dari jumlah tersebut, setidaknya 10 calon emiten merupakan perusahaan besar dengan aset di atas Rp250 miliar
Suspensi itu dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang
Ketiganya menambah total emiten di BEI mencapai 901 perusahaan, yang notabene tertinggi sepanjang sejarah