Anggota Komisi V DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz mendesak pemerintah melakukan pengendalian terkait tarif moda transportasi baik angkutan darat, angkutan kereta api, angkutan laut, dan angkutan udara yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan para pemudik.
Tahun ini diprediksi ada 123,8 juta warga atau meningkat 14,2 persen dibandingkan jumlah pemudik di tahun lalu yang mencapai 85 juta orang. Peningkatan cukup signifikan ini harus diimbangi dengan kesigapan pelayanan terutama perbaikan jalan nasional maupun bebas hambatan yang menjadi jalur utama pemudik.
Mudik di Depan Mata, PKB Minta Perbaikan Jalan Tol dan Rest Area Jadi Fokus
Neng Eem menilai bahwa saat ini isi siaran masih banyak mengeksploitasi perempuan.
Srikandi adalah perempuan hebat, kuat, dan tangguh yang tidak hanya mengurusi dirinya sendiri tetapi juga mengurusi masyarakat, bangsa, dan negara.
KDRT merupakan kasus yang tampak seperti gunung es.
Banyak yang bisa dilakukan kaum perempuan untuk ikut membangun bangsa.
Bagi Bangsa Indonesia, keragaman, itu adalah sunatullah.
“Fraksi PKB dengan mengucapkan Bismillah, menyetujui RUU TPKS menjadi RUU usul inisiatif DPR dan selanjutnya dibahas lebih lanjut sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.
Menurut Neng Eem, MPR sebagai lembaga tinggi negara memberikan sosialisasi pentingnya penanaman cinta tanah air ini agar negara kesatuan Republik Indonesia tetap kokoh.