Erdogan dianggap terlalu diktatorial. Politisi asal Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) tersebut bahkan tidak membuka diri dengan sindiran atau satire
Pasalnya, pemimpin Partai AKP tersebut muncul lewat sambungan video jarak jauh (telekonferensi), yang dikemudian ditampilkan dalam sebuah layar besar.
Nekad mau jual dan mengedarkan video porno? Baca ini dan sangsi serta ancaman penjaranya.
Sebelum ada kesepakatan itu, anggota parlemen dari AKP dan CHP saling berdebat.