Pada Sabtu, 19 April 2025, tercatat 56.758 orang menyeberang pulang‑pergi di lintasan Merak–Bakauheni
Peningkatan produksi kendaraan di lintasan Merak–Bakauheni diprediksi menembus angka 9.500 unit atau naik lebih dari 30 persen dibanding rata-rata harian normal sebanyak 6.400 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 35.965 unit telah menyeberang Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Panjang, BBJ Muara Pilu, dan Wika Beton
ASDP implementasikan strategi khusus untuk mengurai kepadatan, di antaranya bersama dengan KSOP selaku regulator dan mitra kerja menerapkan sistem Tiba-Bongkar-Berangkat
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengecek kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar untuk menghadapi arus balik Idulfitri 2025, pada Sabtu (5/4).
Terhitung sejak H-10 Lebaran, tercatat volume lalu lintas tertinggi pada Kamis, 3 April 2025, yaitu terdapat 64.908 kendaraan yang melintas
Pelabuhan Bakauheni mulai dipadati kendaraan pemudik arus balik yang akan melakukan penyeberangan menuju Merak, Banten, pada H+3 Lebaran 2025.
Dua dermaga tersebut juga akan dibuat skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB), untuk mengurangi kepadatan kendaraan di area Pelabuhan Bakauheni.
PT ASDP Cabang Utama Bakauheni mencatat sebanyak 15.778 pemudik dan 3.986 unit kendaraan telah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni pada arus balik H+1 Lebaran, Rabu, 2 April 2025.
Kita menjadi saksi bahwa ini salah satu pengaturan mudik terlancar sejak tahun 2000. Bukan hanya di Merak, tapi di Banten, bahkan seluruh Indonesia mudik tahun ini lancar.