Pemerintah harus segera merancang peta jalan (maping) pembelian produksi Gabah Kering Panen (GKP) petani di masa panen raya, sehingga semuanya bisa terserap dengan optimal dan petani tidak dirugikan.
Arahan Bapak Presiden Prabowo itu jelas, bahwa Bulog harus menyerap dengan harga Rp6500 gabah kering panen, atau beras dengan syarat termasuk pecahannya dan kandungan air itu seharga Rp12.000.
Kita ingin petani mendapatkan hasil panen berlimpah, agar kesejahteraan dapat terwujud. Salah satunya dengan menggunakan pupuk berimbang dengan pola 5, 3, 2 sesuai anjuran pemerintah. Langkah ini penting dilakukan untuk mewujudkan asta cita Presiden Prabowo dalam menopang ketahanan pangan nasional.
Bulog itu, penugasannya menyerap hasil panen petani. Karena menyerap, artinya di setiap musim panen. Pada musim tanam, Bulog tentu bisa diajak untuk ikut berperan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi.
Aturan baru tersebut menetapkan harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram (kg). Aturan baru ini juga meniadakan rafaksi harga gabah
Selama ini yang jadi masalah adalah ketika para petani menjual hasil panen, NTP-nya itu selalu di bawah HPP itu karena seluruh hasil panen dimonopoli atau dikuasai oleh para oknum tengkulak, mereka seenaknya memberikan harga kepada para petani.
Mendes PDT Panen Melon di Desa Sambilawang dan Harap Jadi Produk Unggulan
Kementerian Pertanian (Kementan) dan Pemerintah Kabupaten Bulungan, menyelenggarakan acara Panen dan Tanam Padi Bersama di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabuaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Festival ini dapat menjadi contoh ideal bagaimana kesenian dan hasil pertanian bisa berjalan beriringan
Indonesia seharusnya bisa dua atau tiga kali panen, dan bahkan di beberapa Negara Asean seperti Thailand, bisa 4 kali panen.