Hal itu disampaikan ketika anggota parlemen Amerika Serikat (AS) meneliti bagaimana Facebook dan anak perusahaan seperti Instagram mempengaruhi kesehatan mental anak muda.
Selama dengar pendapat subkomite Senat Commerce, Haugen menyerukan transparansi tentang bagaimana Facebook membujuk pengguna, menciptakan banyak peluang bagi pengiklan untuk menjangkau mereka.
Facebook mengabulkan tuntutan Rusia untuk menghapus beberapa konten terlarang, pasca muncul ancaman dari Moskow pada platform media sosial tersebut.
Mantan staf Facebook, Frances Haugen, membocorkan kebijakan bekas kantornya dalam sebuah wawancara bersama CBS, pada Minggu (3/10) sehari sebelum Instagram, Facebook, dan WhatsApp tidak bisa diakses pada Senin (4/10) malam.
Alih-alih mencari tahu apa yang sedang terjadi, sebagian warganet malah menyalahkan Telkomsel dan Indihome.
Di Twitter, tagar #instagramdown mulai banyak dicuitkan oleh warganet. Kebanyakan mengeluhkan layanan WhatsApp yang tidak bisa digunakan.
Peringatan ini muncul sehari setelah Rusia mengancam akan memblokir Youtube, akibat menghapus kanal Russian Today (RT) berbahasa Jerman dari situsnya.
Samsudeen menjadi perhatian polisi dan dinas keamanan pada tahun 2016 setelah ia menyatakan simpati di Facebook atas serangan militan, video terkait perang dengan kekerasan, dan komentar yang mendukung ekstremisme kekerasan.
Facebook menolak kritik Biden, mengatakan upayanya untuk mengeluarkan fakta sebenarnya menyelamatkan nyawa.
Tuntutan hukum, yang diajukan di Pengadilan Distrik AS di Miami, menuduh platform media sosial yang berbasis di California melanggar hak atas kebebasan berbicara yang dijamin oleh Amandemen Pertama Konstitusi AS.