Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memutuskan nasib Airlangga di kabinet.
Penarikan dukungan Partai Golkar terhadap Ridwan Kamil pada Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018 dinilai tidak begitu berpengaruh. Sebab, dukungan kepada Ridwan Kamil sudah cukup tanpa Golkar.
Airlangga Hartarto terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar untuk melanjutkan kepemimpinan Setya Novanto hingga 2019 nanti.
Kemendagri berupaya menaikkan bantuan keuangan untuk partai politik (parpol).
Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar diharapkan menjadi momentum kebangkitan partai berlambang pohon beringin itu.
Meski Partai Golkar menarik dukungan terhadap Ridwan Kamil, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan tetap konsisten pada pilihannya di Pilkada 2018.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kembali mempertegas terkait komitmen dukungan kepada Presiden Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa seluruh kader turut mendoakan Setya Novanto yang saat ini sedang menjalani proses hukum.
Dalam rangka meningkatkan kembali kepercayaan publik, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bakal melakukan revitalisasi pengurus.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menggantikan posisi Setya Novanto hingga 2019 mendatang. Lalu apakah Munaslub Golkar nanti menyepakati kepemimpinan Arilangga hingga lima tahun ke depan?