Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kelahiran Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa,
HNW mengingatkan kembali peran santri, membela dan mempertahankan Negara Indonesia Merdeka.
Anggota MPR RI, Nazaruddin Dek Gam mengatakan para pekerja seni di Indonesia harus bisa menjadi pelopor pengamalan Empat Pilar MRI.
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerjasama dengan Yayasan Bina Prestasi Nusantara (BPN) mengadakan pagelaran seni budaya dalam rangka sosialisasi Empat Pilar MPR. Pagelaran seni budaya ini menampilkan tari dan lagu nusantara.
Hal ini sangat penting, sebab ormas-ormas atau komunitas yang ada tentu satu sama lain berbeda maksud dan tujuan pendiriannya. Ada yang karena kesamaan pandangan agama, politik, hobi, profesi dan lain-lain.
Pasalnya, meski beda generasi, mimpi tentang ke Indonesia-an itu tetap sama, sehingga Empat Pilar harus terus disosialisasikan.
para dai atau juru dakwah memahami realita tentang Indonesia. Baik ideologi, dasar negara, konstitusi, maupun semboyannya. Karena para Juru Dakwah (Da’i) berada di Indonesia, WNI dan berdakwah untuk Umat Islam di Indonesia.
Karena tindakan separatisme semacam itu jelas bertentangan dengan Pancasila, UUD NRI 1945 dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Peran kaum Perempuan termasuk muslimah Indonesia itu sudah dilakukan sejak sebelum kemerdekaan Indonesia dan jelang kemerdekaan Indonesia.
Silaturahim kebangsaan, seperti pagelaran seni budaya ini, akan menguatkan nilai-nilai kebangsaan kita sebagai bangsa Indonesia. Dan, juga akan menguatkan rasa nasionalisme kita. Karena budaya memperkuat nilai-nilai agama. Dan, Pancasila berasal dari nilai-nilai budaya lokal dan nilai-nilai agama