Stunting masih menjadi permasalahan serius yang di alami Balita di Indoensia, bahkan dunia.
Guna menekan angka stunting dan mencetak generasi emas Indonesia tahun 2045, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, pendidikan calon pengantin (catin) sangat penting untuk dilakukan.
Stunting masih menjadi persoalan utama di Tanah Air karena menduduki porsi yang tinggi paling mempengaruhi terhadapa kualitas SDM.
Strategi pertama untuk mempercepat penurunan stunting adalah mencegah lahirnya stunting baru dengan menghitung jumlah ibu hamil, jumlah kelahiran, dan jumlah baduta.
Provinsi Kalimantan Selatan memiliki peran besar dalam penurunan angka stunting di tanah air.
Megawati menyampaikan ketidakpuasannya terhadap pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan angka stunting terus mengalami penurunan setiap tahunnya.
Kegiatan pencegahan stunting bagi calon pengantin sebenarnya adalah perintah agama bukan hanya perintah negara.
Jawa Barat merupakan salah satu dari 12 provinsi prioritas yang memiliki prevalensi stunting tertinggi di tanah air di tahun 2022.
Kondisi pemenuhan gizi Balita harus terus menjadi fokus penanganan agar generasi penerus bangsa terhindar dari ancaman stunting.
Program, kegiatan, dan anggaran untuk percepatan penurunan stunting menjadi saling melengkapi.