Pakar politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengatakan, Capres yang memiliki rekam jejak dan kompetensi adalah kriteria utama untuk Pemilu 2024.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dikabarkan akan bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pada akhir pekan ini.
Hasil survei Indometer menyebutkan pendukung partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) cenderung lebih solid.
Pilpres 2024, yang akan terjadi adalah, Capres/Cawapres akan adu gagasan, untuk melanjutkan program yang telah digagas oleh Presiden sebelumnya.
Lamgkah KIB menyusun visi-misi dan program koalisi dinilai cukup progresif. Namun, muncul juga dugaan bahwa upaya tersebut hanya sebatas untuk buying time.
Kunjungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke DPP Golkar sebagai upaya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam menghimpun berbagai kekuatan politik.
Sejumlah elit Partai Politik saling beranjangsana, meski beberapa koalisi sudah terbentuk. Koalisi di Indonesia begitu cair, dengan parpol yang berpikiran pragmatis.
Partai Golkar berada dalam KIB bersama dengan PPP dan PAN. Partai Golkar sendiri sepakat memajukan Airlangga sebagai Capres pada 2024.
Koalisi Gerindra PKB sudah mana melebihi 20 persen
KIB menanggapi Partai Demokrat yang mengungkap butuh koalisi besar untuk memenangkan Pemilu 2024 dan menjalankan pemerintahan.