China juga menekankan bahwa perjanjian apa pun harus melibatkan kompromi dan menguntungkan kedua sisi.
Negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China dilaksanakan pagi ini, Senin (7/1) di Beijing.
kesepakatan itu merupakan bagian dari perubahan strategi perusaahaan Apple, akibat lesunya permintaan iPhone di Negeri Tirai Bambu itu.
Pada hari Jumat, bank sentral memangkas persyaratan tingkat cadangan untuk kelima kalinya dalam setahun, yang diperkirakan akan membebaskan USD 116 miliar dalam bentuk tunai untuk pinjaman bank baru.
Perusahaan itu menagkas proyeksi penjualannya, akibat lesuhnya permintaan iPhone di Negeri Tirai Bambu itu.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut pembicaraan perdagangan dengan China berjalan baik. Dia juga menggarisbawahi, kelemahan dalam ekonomi merupakan alasan Beijing melakukan kesepakatan.
Empat tahun terakhir telah lakukan negosiasi dagang dalam kerangka Sanitary and Phytosanitary Measures (SPS), komoditas pertanian dengan 18 negara.
Kedua belah pihak harus menghormati kedaulatan masing-masing, kepentingan keamanan, pembangunan dan mengelola perbedaan dengan tepat.
Trump mengucapkan selamat tahun baru kepada Xi dan rakyat Tiongkok. Ia mengatakan, hubungan AS-CHina sangat penting dan diamati seluruh dunia.
Perang dagang justru peluang bagi Indonesia mendapatkan harga beli yang menarik dibandingkan saat era sebelum kebijakan perang tarif As dengan China diberlakukan.