Altmaier memperingatkan konsekuensi perang perdagangan AS-China, dan menyatakan keprihatinan tentang keputusan Trump menaikkan tarif logam Turki
Erdogan mengatakan Turki memiliki alternatif sekutu baru seperti Iran, Rusia, China dan beberapa negara Eropa lainnya, jika AS mulai merusak hubungan kedua negara.
Pekan lalu, para pejabat China menolak permintaan AS untuk memotong impor minyak Iran. Meski begitu, mereka menekankan bahwa impor China mungkin tidak akan naik lebih jauh dari level saat ini.
Donald Trump menerapkan tarif ganda untuk baja dan aluminium dari Turki, mulai Jumat (10/8).
Seharusnya, kata Lutfie, pemerintah melakukan langkah yang tepat dalam hal ini adalah menekan Grab untuk menyesuaikan kenaikan tarif.
Kedua negara telah terlibat dalam perang dagang selama berbulan-bulan, dengan set tarif terbaru yang membawa total bea atas barang-barang yang melakukan perjalanan dari China mencapai $ 50 miliar.
Awal Juli Gedung Putih memberlakukan tarif 25 persen pada barang-barang Tiongkok yang bernilai USD34 miliar.
Kendati di saat bersamaan Amerika Serikat menerapkan tarif baru untuk Beijing, yang berujung pada perang dagang kedua negara.
Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) tahun 2004 disebut memiliki sederet skandal piutang dalam menerbitkan surat keterangan lunas (SKL) BLBI.