Dalai Lama, penerima Nobel perdamaian 1989, saat berkunjung ke Ulanbator, Mongolia pada Rabu (23/11) kemarin, mengatakan bahwa dirinya selalu menganggap AS adalah pemimpin "dunia bebas".
John, seorang aktivis hak gay, tampil di acara penggalangan dana untuk Hillary Clinton selama kampanye pemilihan presiden AS.
Pekan sebelumnya, Trump mengagetkan dunia dengan masuknya Stephen Bannon yang menjabat tugas strategis di Gedung Putih. Bannon, sebelumnya adalah kepala Breitbart News.
Kunjungan Dalai Lama ke Mongolia pada 2006, berujung pada pembatalan sementara sejumlah penerbangan dari Beijing dan Ulan Bator dan sebaliknya.
Terpilihnya Donald Trump dari Partai Republik, dalam pemilihan presiden AS Oktober lalu, semakin memberikan gairah mendalam pada kelompok yang menyebut diri sebagai "Alt Right Movement" itu.
Trump mengatakan, akan membatalkan pembatasan pekerjaan pada produksi energi Amerika dan menciptakan jutaan pekerjaan dengan gaji tinggi.
Selain menghindari media, ia juga mengenakan kalung kertas bertuliskan "Aku tidak tahu siapa pemenangnya dan tidak ingin tahu. TOLONG JANGAN BERITAHU SAYA."
Sedangkan Kanye, raper asal AS membuat pernyataan yang mengejutkan, meski tidak ikut memilih namun keinginannya memilih Donald Trump.
"Saya yakin bahwa presiden terpilih Trump akan lebih terlibat dengan masalah-masalah di kawasan ini," katanya.
Ketiga orang ini diumumkan oleh tim transisi Trump menjelang pelantikan Trump sebagai pengganti Presiden Obama pada 20 Januari tahun depan.