Pemerintah selalu mengatakan Covid-19 masih terkendali, namun data dan informasi dari media sekelas The New York Times membuktikan Pemerintah tidak mampu mengendalikan kasus Covid-19 di Indonesia.
Syarief Hasan menekankan bahwa perbedaan pandangan harusnya disampaikan dalam forum internal kabinet.
Syarief Hasan menilai, kenaikan angka kemiskinan ini menunjukkan tidak efektifnya program Pemerintah.
Menurut dr. Eva, banyak tenaga kesehatan mundur karena insentif penanganan Pandemi Covid-19 tidak kunjung cair pada beberapa daerah di Indonesia.
Berdasarkan Worldometers, kasus baru di Indonesia per 14 Juli 2021 adalah 54.517 kasus, menjadikannya angka infeksi harian tertinggi di dunia.
Syarief Hasan mengungkapkan, penambahan kasus dan munculnya varian baru disebabkan karena tidak tegasnya Pemerintah dalam melakukan pembatasan.
Syarief menyarankan Kubu Moeldoko untuk instrospeksi diri dan mulai mencoba menghargai hukum dan etika politik.
Harapannya agar hubungan yang saling mendukung tersebut dapat berlanjut di masa yang akan datang dalam rangka pemulihan ekonomi masing-masing negara.
Kita mesti waspada Indonesia akan sulit membiayai sektor kesehatan dan kesejahteraan untuk jangka panjang, sementara kedua program inilah yang utama.
Kita tidak bisa membiarkan koperasi dan UMKM berjalan sendiri.