Moskow mempublikasikan spesifikasi misilnya untuk membuktikan bahwa rudal itu tidak dilarang di bawah perjanjian INF.
Kedua negara akan meminta kepala urusan pelucutan senjata PBB, Izumi Nakamitsu untuk memberi pengarahan terkait keputusan Washington yang ingin menggunakan rudal jarak menengah.
Rusia mengatakan AS berusaha untuk menghasut kudeta terhadap presiden Venezuela yang menentang hukum internasional.
Uji coba rudal AS sehari sebelumnya menunjukkan, Washington sudah lama berencana meninggalkan perjanjian nuklir bilateral dengan Rusia.
Moskow akan terus mengembangkan senjata baru, menyusul kematian lima ilmuwan nuklir Rusia dalam ledakan pekan lalu.
Amerika Serikat meminta China dan Rusia untuk menghentikan bisnis dengan pemerintah di Caracas.
Tuduhan mengatakan bagian senjata api diselundupkan nasional Rusia dalam kemasan untuk barang-barang lainnya
Pakta bilateral itu sudah memberi negara-negara lain, yaitu China kebebasan untuk mengembangkan rudal jarak jauh mereka sendiri.