Sebuah koalisi militer yang dipimpin Saudi menghancurkan pusat komunikasi dan kontrol yang digunakan untuk mengarahkan drone yang dikerahkan oleh kelompok Houthi Yaman
Gencatan senjata selama tiga minggu di Hodeidah sebagian besar bertahan tetapi mengisyaratkan bahwa pembicaraan damai baru mungkin tertunda.
Koalisi Arab yang mendukung pemerintah Yaman menyatakan bahwa pemberontak Houthi Yaman tidak menunjukkan niat untuk mengimplementasikan kesepakatan gencatan senjata yang diperantarai PBB di Hodeidah.
Dalam sebuah pernyataan pada Jumat, Komando Pusat AS mengatakan pasukannya menargetkan Badawi dalam serangan udara di gubernur Marib di Yaman.
Pemberontak Houthi mengambil bantuan makanan kemanusiaan yang dimaksudkan untuk membuat warga Yaman kelaparan dan menjualnya di pasar gelap.
Kerajaan itu membayar warga Sudan yang putus asa sebesar 10.000 dolar untuk meminta anak-anak mereka ikut berperang melawan pemberontak Houthi yang berpihak pada Iran.
Kesepakatan senilai USD3 juta ditandatangani Dana Pembangunan Qatar, Qatar Charity, dan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di sela Forum Doha di ibukota negara Teluk.
Menurut Griffiths, pihak-pihak yang berseteru telah sepakat dan meminta agar rencana itu diimplementasikan sesegera mungkin
Pada Kamis (13/12) waktu setempat, kedua negara yang berseteru di negara di Yaman sepakat mengakhiri perang dan menarik pasukannya masing-masing di pelabuhan Hodeidah.
Senator juga menyetujui resolusi tidak mengikat yang mengatakan, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.