Pembicaraan akan ditengahi PBB, dengan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi, dan Houthi yang melekat dengan Iran.
Setelah Mohammad Bin Salman menjabat sebagai menteri pertahanan pada tahun 2015, ia membentuk koalisi yang disebut `Koalisi Arab` untuk perang melawan Yaman.
Senat Amerika Serikat (AS) sepakat menarik dukungan dari militer Arab Saudi, yang memimpin agresi melawan kelompok Houthi di Yaman.
Guterres mengatakan ada peluang bahwa pembicaraan damai antara pihak-pihak yang bertikai Yaman bisa diadakan di Swedia pada awal Desember mendatang.
Pemilihan Senat yang direncanakan mengakhiri dukungan AS untuk koalisi yang dipimpin Saudi tidak dan akan merusak upaya utusan khusus PBB
Tunisia menjunjung tinggi hak asasi manusia yang harus melindungi hak-hak rakyat Yaman, hak kepada wartawan untuk meliput.
Sungguh memalukan bahwa Tunisia, yang telah menyaksikan transisi demokrasi dan revolusi melawan tirani dan kediktatoran, akan menerima seorang penjahat yang tangannya diwarnai dengan darah warga Saudi dan Yaman
Analis politik mengatakan Raja Salman dari Arab Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman mungkin mengurangi perang di Yaman dan blokade Qatar sebagai bentuk balas budi terhadap AS.
85.000 anak di bawah usia lima tahun di Yaman meninggal akibat kekurangan gizi parah. Demikian keterangan badan amal terkemuka di Inggris, Save The Children.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington telah menyerukan resolusi di seluruh krisis Qatar dan Yaman.