Berdasarkan pengakuan salah satu pengungsi, mereka terpaksa minum air toilet (red, kamar mandi) jika kehausan.
Aung San Suu Kyi membatah adanya pembersihan etnis minoritas Muslim Rohingya di Myanmar. Ia mengatakan istilah pembersihan yang beredar luas terlalu lebai dan berlebih-lebihan
Korban penindasan terhadap muslim Rohingya oleh pemerintah Myanmar kabarnya terus bertambah. Laporan terbaru dari badan PBB mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah lebih dari 1.000 korban tewas.
Mahmood menjelaskan pada Minggu (5/2), mengenai pemindahan pengungsi ke tempat yang tidak layak, yang ditentang PBB.
Human Right Watch menyerukan agar Myanmar menghukum tentara dan komandan yang mengizinkan anak buahnya memperkosa dan melakukan pelecehan seksual terhadap wanita serta anak perempuan muslim Rohingya
Etnis mayoritas memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan perlindungan baik itu pada bahasa, budaya serta adat istiadat etnis minoritas.
Bantuan itu dikirim oleh Pemerintah RI dalam hal ini Sekretariat Kabinet kepada Kementerian Luar Negeri Myanmar di Yangoon.
Rohingya tidak diakui sebagai warga negara oleh Myanmar tetapi sebagai pendatang gelap dari Bangladesh
Kebijakan imigrasi Myanmar tersebut merupakan buntut dari pernyataan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Razak, yang dianggap menyinggung Aung San Suu Kyi.
Berdasarkan analisa citra satelit yang dilakukan oleh PBB dan Human Right Watch bahwa mereka juga menemukan sekitar 30 ribu orang telah meninggalkan desanya, ratusan bangunan di desa-desa Rohingya telah diratakan dengan tanah.