Yaman, negara termiskin di dunia Arab, telah dikejutkan oleh perang saudara sejak 2014.
Pengadilan di Luksemburg memihak Iran dalam perselisihan lebih dari USD1,6 miliar dana Iran yang dimiliki oleh Clearstream, sebuah penyimpanan sekuritas, yang berusaha diblokir dan disita oleh Washington.
Pihak berwenang di Teheran mengatakan jumlah infeksi virus itu hanya lebih dari 62.000, dengan jumlah kematian 3.872. Faktanya, jumlah sebenarnya adalah sekitar 500.000.
AS menuding Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir meskipun sudah dikonfirmasi berulang-ulang dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa Iran tidak terlibat dalam kegiatan membuat bom atom.
Tawaran bantuan Trump ke Iran terjadi pada saat rumah sakit Amerika kewalahan dalam beberapa pekan terakhir oleh kedatangan pasien saat negara itu mencatat jumlah infeksi tertinggi di dunia.
Dana tersebut harus digunakan untuk memasok obat-obatan dan peralatan medis kementerian kesehatan Iran.
HWR mengatakan pembatasan perbankan internasional yang sudah parah mempengaruhi kemampuan Iran untuk membiayai impor komoditas kemanusiaan, termasuk obat-obatan dan peralatan medis.
Menurut anggota parlemen Iran, Hassan Norouzi, pesawat tersebut sudah berada di bawah kendali Amerika Serikat (AS).
Iran menunjuk hidung Amerika Serikat (AS), Israel, dan Yahudi sebagai pembuat virus corona (Covid-19) yang menjadi pandemik di seluruh dunia saat ini.
Velayati menambahkan bahwa perawatan pasien virus corona di rumah sakit itu bebas biaya dan semua layanan diberikan secara gratis.