Pasukan AS tidak pernah memasuki pertempuran nyata dan bermakna melawan kelompok Islamic State Iraq and Syria (ISIS).
Manuver militer bertepatan dengan kehadiran kapal induk Amerika Serikat di perairan Teluk baru-baru ini.
Kehadiran pasukan Amerika Serikat sejak awal, pada prinsipnya, adalah langkah yang salah dan tidak logis dan penyebab utama ketidakstabilan.
Pengumuman penarikan pasukan AS dipandang di Israel sebagai memalukan bagi kebijakan luar negeri Netanyahu yang didirikan pada hubungan dekatnya dengan Trump.
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki siap melakukan bagiannya untuk mencapai tingkat hubungan bilateral yang diinginkan.
Resolusi tersebut menyatakan kekhawatiran yang mendalam terhadap praktek pelanggaran hak asasi manusia yang terus berlanjut di Iran
Qasemi menggambarkan langkah yang diusulkan Canberra sebagai keputusan yang keliru dan salah perhitungan.
Dilansir dari AFP, sejumlah kabel diplomatik Uni Eropa dari seluruh dunia diketahui mengungkap kecemasan cara menghadapi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta kekhawatiran atas Rusia, China, dan Iran.
Israel sedang melakukan normalisasi Israel dengan dunia Arab, meskipun perundingan damai dengan Palestina menemui titik buntu.
Ketua MPR Zulkifli Hasan mengajak kepada mereka untuk peduli Pemilu 2019. “Dokter hewan dan istrinya harus menjadi pelopor damai dalam Pemilu di tahun depan