Netanyahu sekali lagi meminta Eropa untuk menjatuhkan sanksi hukuman terhadap Teheran, yang sebelumnya sudah dikenakan sanksi oleh Amerika Serikat (AS).
AS telah melancarkan perang ekonomi habis-habisan terhadap Iran dengan memberlakukan sanksi.
Keputusan itu diambil setelah anggota pakta nuklir 2015 dari kalangan Eropa menghabisakan waktu selama 60 hari tanpa mampu mengimbangi dampak buruk dari penarikan sepihak Amerika Serikat (AS) dari perjanjian itu.
Tenggat 60 hari yang diberikan Iran kepada Eropa untuk memenuhi kewajibannya pada kesepakatan nuklir 2015 berakhir pada 8 Juli 2019
Tekanan apa pun Amerika Serikat (AS) yang berusah memutuskan ikatan intim antara kedua negara yang bertetangga itu akan gagal.
Studi menunjukkan bahwa OPEC memompa 29,60 juta barel per hari (bph) bulan lalu, terendah sejak 2014 dan 170.000 bph lebih rendah dari angka yang direvisi pada bulan Mei.
pertemuan yang diminta AS dijadwalkan akan difokuskan pada kebijakan Iran melampaui batas 300 kg cadangan uranium yang diperkaya rendah, seperti diatur pada JCPOA.
Duta Besar Inggris untuk Teheran dipanggil ke kementerian setelah kapal tanker minyak Iran ditahan angkatan laut Inggris di Selat Gibraltar.
Kendati demikian, Stone mengatakan bahwa dia tak pernah merencanakan akan tampil di negara Republik Islam itu.
Joss Stone tidak diberikan izin masuk ke dalam Iran, dia ditahan dan kemudian dideportasi dari negara tersebut