KPK meyakini barang bukti tersebut berkaitan dengan pencucian uang SYL.
Auditor BPK diduga meminta Rp12 milar untuk menerbitkan WTP Kementan.
Kami menyampaikan dukungan total kepada Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo), Bapak Kabareskrim (Komjen Wahyu Widada) beserta jajaran untuk memberantas premanisme dan illegal perkebunan tidak berizin.
Kapolri Beri Penghargaan Casis Korban Begal Hingga Jari Putus Tetap Lanjutkan Masuk Bintara Polri