CEO Lippo Group James Riady mengaku pernah menemui Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang merupakan sebagai tersangka kasus suap perizinan Meikarta.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa CEO Lippo Group James Riady terkait kasus suap perizinan Meikarta. Penyidik KPK ingin mendalami dugaan keterlibatan James.
Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin mengakui pernah bertemu dengan CEO Lippo Group James Riady terkait perizinan proyek Maikarta.
KPK memanggil CEO Lippo Group James Riady terkait kasus suap perizinan Meikarta. James memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi bagi sembilan tersangka kasus itu.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Lippo Group bisa kena pidana korporasi dalam kasus suap perizinan Meikarta. Hal itu menyusul petinggi Lippo Group yang menjadi tersangka.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami dugaan keterlibatan Lippo Group sebagai korporasi dalam kasus suap perizinan Meikarta.
KPK telah melayangkan surat peanggilan pemeriksaan terhadap CEO Lippo Group James Riady terkait kasus dugaan suap perizinan Meikarta.
KPK telah menggeleh rumah CEO Lippo Group, James Riady. Sayangnya, penyidik KPK tidak ada menyita barang bukti (Barbuk) apa-apa dari kediaman James Riady.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menyelidiki dugaan keterlibatan CEO Lippo Group James Riady dalam kasus dugaan suap perizinan Meikarta.
Penggeledahan rumah CEO Lippo Group James Riady oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka mendalami dugaan keterlibatan terkait kasus suap perizinan Meikarta.