Kementerian Pertanian terus mendorong dan memberikan dukungan terhadap perusahaan perunggasan untuk melakukan ekspansi pasar ekspor ke luar negeri.
Kementan melepas ekspor palm kernel sebanyak 313 ton atau atau senilai Rp804 juta ke negara Malaysia.
Peserta tersebut terdiri dari petani, santri tani milenial, Gerakan Petani Muda Indonesia (Gempita), penyuluh dan pendamping desa.
Kementan ekspor umbi porang sebanyak 50 ton dengan nilai 708,45 juta ke Vietnam.
Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) selama kepemimpinan Amran selama empat tahun, berjumlah lebih dari 350.000 unit
Menilik harga naik, sesungguhnya bukan terjadi karena supply-nya sedikit, namun dikarenakan terlambat panen akibat kendala hujan.
Perubahan konsep dari STPP menjadi Polbangtan ditujukan untuk menumbuhkan lebih banyak lagi wirausahawan muda.
Program mendapat dukungan dari semua nahdiyin baik pusat hingga daerah.
Domba dan kambing berkontribusi penting dalam pemenuhan gizi masyarakat dan populasinya tersebar di seluruh Indonesia.
Alat ini diharapkan Amran bisa menjadi penopang ekonomi bagi Nenek Ratem dan keluarganya.