Ukraina mulai bergerak untuk mengevakuasi warga sipil yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal, yang sebelumnya berjuang mempertahankan Kota Mariupol di selatan.
Rusia menembakkan dua rudal ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Jumat (29/4). Salah satunya menghantam lantai bawah sebuah bangunan tempat tinggal setinggi 25 lantai.
Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa mereka mengutuk keras tindakan kriminal Federasi Rusia dalam apa yang disebut pengambilalihan tanaman dari petani di wilayah Kherson di selatan Ukraina.
Permintaan pendanaan tersebut mencakup lebih dari US$20 miliar untuk senjata, amunisi dan bantuan militer lainnya, serta US$8,5 miliar dalam bantuan ekonomi langsung kepada pemerintah Ukraina, dan US$3 miliar dalam bantuan kemanusiaan.
Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), Sergei Naryshkin mengutip intelijen yang tidak dipublikasikan mengatakan, AS dan Polandia, sekutu NATO, sedang merencanakan untuk memulihkan kendali Polandia atas bagian barat Ukraina.
Keputusan itu, yang dikecam oleh para pemimpin Eropa sebagai pemerasan, datang ketika ekonomi Rusia sendiri melemah di bawah sanksi dan negara-negara Barat mengirim lebih banyak senjata ke Kyiv meskipun ada peringatan dari Kremlin untuk mundur.
Ancaman perang dari Putin datang ketika Rusia mengklaim pada hari Rabu telah melakukan serangan rudal di Ukraina selatan yang menghancurkan sejumlah besar senjata yang dipasok Barat.
Pejabat AS mengatakan, pertukaran itu bukan bagian dari pembicaraan diplomatik yang lebih luas dan tidak mewakili perubahan pendekatan AS di Ukraina.
Seorang mantan marinir Amerika Serikat (AS) yang ditahan di penjara Rusia sejak 2019, Trevor Reed, akhirnya dibebaskan pada Rabu (27/4) dalam program pertukaran tahanan.