Arya Fernandes mengatakan, tingkat elektabilitas paslon 01 sebesar 51,4 persen, sedangkan paslon nomor 02 sebesar 33,3 persen. Jadi selisih 18,1 persen.
Tiba di Bandara Domine Eduard Osok Sorong Papua Barat, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno disambut ratusan orang dan suara tetabuhan yang membuat Bandara riuh.
Di DKI Jakarta dan Banten paslon 01 meraih elektabilitas 44,2%, sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga 40,0% dan yang tidak menjawab sebesar 15,8%.
Benny Rhamdani menilai sebenarnya lawan berat Pak Jokowi-KH Ma’ruf bukan Prabowo-Sandi, tapi gerombolan politik terorganisasir yang mengatasnamakan agama sebagai topeng dan jubah untuk tujuan politik kekuasaan.
Dalam survei Litbang Kompas disebutkan selisih elektabilitas hanya 11,8 persen. Elektabilitas Jokowi-Ma`ruf 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 37,4 persen.
Wacana penghapusan UN yang dilontarkan Sandiaga dinilai hanya mencari sensasi.
Usulan menghapus UN akan bertentangan dengan putusan Mahkamah Agung (MA) tentang UN
KH Ma`ruf Amin merasa plos telah menyampaikan semua unek-unek dan gagasan soal kesehatan, ketenagakerjaan, dan pendidikan saat debat dengan Sandiaga Uno.
Ma`ruf tutup debat Cawapres dengan mengajak masyarakat memerangi hoaks dan ujaran kebencian.
Pendidikan kita akan direvitalisasi, baik SMK, Politeknik, Akademi.