Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang pendamping desa tidak harus dijadikan mata pencaharian utama tetapi pandanglah hal itu sebagai pelaku usaha dengan menggali potensi desa yang ada
Program unggulan kawasan perdesaan (Prukades) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) terus mendapatkan dukungan dari kalangan usaha. Pengembangan Prukades Kemendesa PDTT di kawasan Riau misalnya mampu menarik 22 investor untuk menjadi mitra usaha
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PSTT) Eko Putro Sandjojo menerima penghargaan sebagai Tokoh Pemberdayaan dari Rumah Zakat. Penghargaan tersebut diberikan saat menghadiri perayaan hari ulang tahun Rumah Zakat ke-20 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (26/7)
Pemerintah harus berperan dalam mendukung berkembangnya bisnis start-up di Indonesia
Keterlibatan dunia usaha dan industri dibutuhkan untuk melakukan percepatan peningkatan kompetensi kerja serta memenuhi permintaan kebutuhan pekerja yang terus meningkat di berbagai daerah.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar pelatihan bagi para pengungsi bencana erupsi Gunung Agung di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu 25/7
Suhu panas yang terjadi tahun ini belum pernah terjadi sebelumnya. Hal itu terlihat dari beberapa daerah di Jepang.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menyambut kedatangan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin dan 57 Kepala Desa di seluruh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta pada Selasa (24/7)
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah mengklaim penyaluran dana desa sejak digulirkannya pada 2015 hingga tahap kedua tahun 2018 telah tersalurkan senilai total Rp 149,31 triliun
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) telah mengklaim penyaluran dana desa sejak digulirkannya pada 2015 hingga tahap kedua tahun 2018 telah tersalurkan senilai total Rp 149,31 triliun