Korea Utara mengkonfirmasi telah menembakkan "rudal balistik jarak menengah" Hwasong-12 pada Minggu (30/1).
Perusahaan mengatakan telah memulai pengiriman data secara bergilir menyusul permintaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS untuk mengatasi kebutuhan kesehatan masyarakat yang mendesak dalam kelompok usia.
Ekspektasi itu hadir di tengah pemberlakuan aturan ketat oleh pemerintah China guna menahan laju penyebaran COVID-19.
Vaksin Moderna telah disahkan untuk penggunaan darurat di AS sejak Desember 2020, dan sekarang akan dijual dengan merek Spikevax.
Korea Utara sebelumnya mengatakan, Hwasong-12 dapat membawa hulu ledak nuklir berat berukuran besar.
Uji coba pada akhir pekan kemarin diduga menggunakan rudal balistik jarak menengah ke luar angkasa.
Kondisi kehidupan memburuk bagi 39 juta warga Afghanistan meskipun pertempuran sudah berakhir dengan pengambilalihan Taliban pada Agustus.
Insinyur tersebut diyakini sebagai warga Amerika terakhir yang ditahan oleh Taliban.
Badan tersebut juga menetapkan bahwa produsen minyak sawit Malaysia Sime Darby Plantation menggunakan kerja paksa dalam operasinya dan bahwa barang-barang perusahaan akan disita.