Resolusi ini menunjukkan keberanian PBB untuk tidak menggubris ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Wakil Perdana Menteri Turki Bekir Bozdag mengkritik ancaman Donald Trump untuk memotong dana bantuan bagi negara menyetujui resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa
Presiden Amerika Serikat mengancam akan memotong bantuan ke negara-negara yang memberikan suaranya dalam sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menuai kecamanan usai mengeluarkan hak veto dalam sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Senin (18/12).
Bangsa Indonesia harus memahami bahwa masalah Palestina bukan isu atau persoalan agama. Namun, masalah Palestina merupakan soal kemanusiaan.
Dalam lapran tersebut secara langsung menyebutkan Korea Utara 13 kali, sebagai ancaman potensial bagi tanah air AS.
Amerika Serikat menggunakan hak veto tersebut . Duta Besar AS Nikki Haley menggambarkan keputusan Trump sebagai "pengakuan AS yang jelas.
Jika AS meminta perombakan perjanjian tersebut, maka departemen kenegaraannya harus memberi tahu Kongres setidaknya 90 hari.
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengucapkan terima kasih kepada Donald Trump atas bantuan Amerika Serikat
Cepat atau lambat Paris akan kehilangan kredibilitas internasionalnya jika "secara membabi buta" mengikuti Presiden Amerika Serikat, Donald Trump