Warga Palestina itu dituduh melakukan aksi terorisme terhadap warga Yahudi dan pasukan keamanan
Drone pertama muncul pada Rabu malam pukul 19.35 waktu setempat, dan melayang di atas posisi tentara Lebanon di Desa Adaisseh. Drone itu kembali ke Israel setelah diserbu tembakan.
Kejadian itu menewaskan tiga petugas dan melukai beberapa warga Palestina.
Dua warga Palestina tewas dalam ledakan di barat daya Kota Gaza pada Selasa (27/08) malam waktu setempat.
Moskow sangat berkomitmen terhadap kedaulatan, kemerdekaan, integritas wilayah, dan stabilitas Lebanon.
Presiden Lebanon Michel Aoun pada Senin kemarin mengecam serangan drone yang dituduh milik Israel, sebagai "deklarasi perang".
Insiden itu menimbulkan kerusakan parah pada bangunan, meskipun muatan pesawat tidak meledak.
Ssrangan drone Israel memungkinkan Lebanon menggunakan haknya untuk mempertahankan kedaulatannya.
Netanyahu berusaha memenangkan suara para pemukim dengan mencuri tanah dan sumber daya Palestina yang melanggar hukum internasional.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan tindakan itu segera berlaku dan sampai pemberitahuan lebih lanjut.