Para kiai Nahdlatul Ulama (NU) diyakini akan memberikan dukungan kepada Ketua Umum PKB untuk maju sebagai calon wakil presiden (Capres) mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019.
Sejumlah pakar politik menilai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berpotensi untuk mendampingi Presiden Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.
Pertumbuhan ekonomi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 mengalami kegagalan. Hal itu dinilai akibat lemahnya kepemimpinan Presiden Jokowi.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) disebut-sebut memiliki potensi untuk maju sebagai Cawapres mendampingi Pilpres 2019 mendatang.
Menurut Muzani, pencalonan kembali Prabowo menjadi capres didukung seluruh kader partai Gerindra yang ada di seluruh Indonesia.
Memasuki tahun politik pada 2018 mendatang, Presiden Jokowi diminta untuk waspada terhadap partai koalisi pemerintah. Sebab, partai akan lebih fokus menghadapi Pemilu 2019.
Presiden Jokowi diminta untuk menggandeng Cawapres dari kalangan santri pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Hal itu untuk menangkis label negatif yang selama ini menyerang Jokowi.
Elektabilitas Presiden Jokowi dinilai belum aman untuk menghadapi Pilpres 2019 mendatang. Sebab, berdasarkan hasil survei elektabilitas Jokowi masih di bawah 50 persen.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menutup tahap pendaftaran dan pelengkapan dokumen bagi partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Selasa (18/10).
PKB berpotensi mengusung kadernya untuk bertarung dalam pemilu 2019, setidaknya untuk kans Wakil Presiden.