Pemerintah Guatemala pada akhir Maret mengakuisisi 16 juta dosis dari Rusia sebesar US $ 79,6 juta. Seminggu kemudian, setengah jumlah yang dibayar dan Rusia menawarkan untuk mengirimkan 100.000 dosis pada minggu terakhir April, tetapi vaksin ditunda.
Rekaman pernyataan yang bocor itu mencakup pernyataan Zarif soal mendiang Jendral Qassem Soleimani yang berpengaruh dan tewas dalam serangan pesawat nirawak Amerika di Irak tahun lalu, juga kecaman terhadap kebijakan Iran di Suriah dan hubungannya dengan Rusia.
Sebanyak 50.021.615 kasus telah tercatat di 52 negara dan wilayah yang mencakup Azerbaijan dan Rusia, dimana 1.382.000 kasus tercatat dalam tujuh hari terakhir.
Kremlin mengikuti situasi di negara itu dengan cermat dan mengutuk tindakan kekerasan apa pun, yang menyebabkan korban sipil
Baerbock, seorang lulusan hukum internasional, juga membidik Rusia, khususnya dukungannya untuk kelompok pemberontak di Ukraina dan pasukan Rusia yang berkumpul baru-baru ini di sepanjang perbatasan Ukraina.
Fadel mengungkapkan, terkait vaksin Sputnik sudah ada pembicaraan awal antara Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.
Pemerintah juga telah menunjuk perusahaan Biofarma untuk memasukan vaksin sputnik ini ke Indonesia.
Inggris mengaku khawatir dengan penumpukan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina. Karena itu, London berupaya untuk meredakan situasi.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell menyebut angka 150.000 tentara Rusia di perbatasan Ukraina, sebelum merevisi menjadi 100.000.
Iran mengecam Amerika Serikat karena menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia. Iran menggambarkan bahwa langkah tersebut sebagai langkah yang salah.