Tindakan jahat yang dilakukan atas konsultasi dan provokasi Rezim Zionis Israel adalah sebuah kesalahan strategis yang akan berujung pada peningkatan rasa ketidakamanan di kawasan.
Benjamin Netanyahu keceplosan menyebut negaranya memiliki senjata nuklir, ketika menyampaikan kesepakatan pipa gas bawah laut antara Israel dengan Yunani dan Siprus.
Militer Israel mengatakan sudah mensiagakan pasukannya untuk menanggapi kemungkinan ancaman dari Iran. Israel juga sudah menutup Gunung Hermon, resor ski di Dataran Tinggi Golan yang diduduki, bagi para pengunjung.
Menurut Pertemuan Nasional Keluarga Para Martir Palestina, dari 149 korban 112 berasal dari Jalur Gaza yang terkepung dan 37 dari Tepi Barat yang diduduki.
Proyek ini akan menelan biaya 7,1 juta shekel Israel (USD2.055.617), dan sudah didukung Walikota Yerusalem, Moshe Lion sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi pengaruh UNRWA di kota yang diduduki.
Terlepas dari semua tekanan dan sanksi, Israel dan AS sudah gagal membuat Iran menyerah. Justru negera tersebut bergerak maju meskipun situasi ekonominya mengerikan.
Netanyahu mengumumkan langkah tersebut dalam pidato di televisi hanya selang empat jam sebelum batas waktu untuk permohonan kekebalan hukum berakhir.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta parlemen melindunginya dari penuntutan dalam tiga kasus korupsi yang ia hadapi.
Blokade dan pembatasan Israel terhadap impor dan ekspor di Gaza telah menyebabkan penutupan lebih dari 520 pabrik tahun ini.
Netanyahu bertemu dengan Sultan Qaboos Oman di Muscat pada Oktober 2018. Kunjungan kontroversial itu dirahasiakan sampai setelah perdana menteri Israel kembali ke wilayah pendudukan