Generasi muda Indonesia harus dipersiapkan menjadi agen-agen perubahan dalam pembangunan nasional agar bonus demografi tidak menjadi bencana nasional.
Isu inklusivitas, kesetaraan perempuan dan generasi muda menjadi bagian semangat pembentukan Forum Majelis Permusyawaratan Dunia dalam rangka meningkatkan kerja sama antarnegara.
Pembentukan utusan golongan dalam lembaga perwakilan, sejatinya adalah amanat yang telah diwariskan sejak cita-cita awal kemerdekaan.
Forum ini adalah mitra PUIC, bagian dari PUIC seperti juga forum-forum yang lain yang lebih dahulu ada di PUIC.
Peran perempuan menjadi perhatian hampir semua delegasi yang mengikuti konferensi internasional di Bandung.
Isu inklusivitas dan kesetaraan perempuan menjadi bagian semangat pembentukan forum kerja sama dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi negara-negara anggota.
Banyak delegasi yang tidak langsung kembali ke negaranya tetapi ingin melihat destinasi wisata di Bandung, dan beberapa destinasi wisata di Indonesia seperti Yogyakarta dan Bali.
Seluruh delegasi memiliki kesamaan pandangan untuk mendukung agar bangsa Palestina bisa mendapatkan kemerdekaan seutuhnya.
Konferensi internasional di Bandung ini diikuti sebanyak 15 lembaga Majelis Permusyawaratan Rakyat, Majelis Suro, atau Nama Sejenis Lainnya dan para Pimpinannya serta dua organisasi internasional.