Bang Andi Arief tidak menuding partai manapun, mestinya tak direspon secara berlebihan. Lagi pula interaksi dan tindakan dalam politik moderen dibangun dalam bingkai rasional, tak boleh baper. Jadi ini tak perlu dijadikan polemik.
Pertama, kita setuju segera deklarasi. Kenapa, karena ini tinggal 6 bulan lagi nih. Waktu enam bulan itu waktu paling minimal untuk kita bisa penetrasi ke akar rumput yang efektif.
Silakan Pak Anies juga lakukan kritik pakai data dan akal sehat, tidak perlu malu dan ragu ragu. Toh, Publik juga makin cerdas memilah arah kritik dan datangnya darimana saja.
Katakan ke teman-teman Koalisi Perubahan khususnya Demokrat, Bapak Andi Arief (Ketua Badan Pemenangan Pemilu Demokrat), bukan kita saling menuding toh, perbanyaklah sabar dan berikanlah kepercayaan itu kepada Mas Anies. Semakin sering mendesak Mas Anies publik akan mencurigai ada maksud, ada udang di balik batu.
Litbang Kompas menyatakan elektabilitas Ganjar Pranowo memperlihatkan peningkatan dalam survei terbaru yang diselenggarakan 27 Juli hingga 7 Agustus 2023. Sedangkan Prabowo Subianto terlihat stagnan dan Anies Baswedan mengalami penurunan.
Litbang Kompas kembali merilis hasil survei terkait dengan elektabilitas bakal calon presiden di Pilpres 2024. Dalam simulasi tiga nama, Ganjar Pranowo unggul dari Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Ahmad Basarah Sesalkan Judul Beberapa Media Tidak Sesuai Dengan Wawancara Tentang Sikap PPP
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais menyatakan dukungan partai Ummat kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden pada pilpres 2024 belum final.
Kami menunggu dengan hormat keputusan dari Capres Anies Baswedan dan berharap keputusan ini dapat segera diumumkan. Keputusan yang cepat akan memberikan kepastian kepada koalisi dan publik.
Mengingat kita tak memiliki kemewahan elektabilitas yang jauh lebih tinggi dibanding kompetitor serta kemewahan lainnya berupa endorsement penguasa maka persoalan waktu (deklarasi cawaprea) menjadi krusial.