Hari Ketiga Pelayaran, Laskar Rempah Belajar Cara Survival
uhibah Budaya Jalur Rempah yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek bekerja sama dengan TNI AL dan instansi lainnya.
Menyukseskan program kerja Presiden Joko Widodo, `Indonesia Spice Up The World`, sebagai salah satu upaya perluasan pemasaran produk bumbu atau pangan olahan dan rempah Indonesia.
Sekilas seperti gosong, namun rasanya lebih enak dan sehat serta kenikmatan rempah mampu menggoyang lidah.
Peringatan Hari Perkebunan pada 10 Desember ini tonggak sejarah perjuangan agar perkebunan dapat bangkit kembali memberikan sumbangsih bagi perekonomian, khususnya menggairahkan devisa negara dari ekspor hasil perkebunan.
Sudah saatnya pengembangan komoditas perkebunan dan rempah dikembangkan melalui peningkatan produktivitas, produksi, pengembangan industri pengolahan, dan daya saing.
Nadiem Anwar Makarim menyebut Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) sarana menyosialisasikan program pendidikan vokasi, yang sangat erat dengan inovasi dan kewirausahaan serta program-program pemajuan kebudayaan.
Target dari “Indonesia Spice Up The World” hingga 2024 mendatang adalah peningkatan nilai ekspor bumbu dan rempah menjadi 2 miliar dolar AS.
Indonesia selama ribuan tahun memang dikenal sebagai penghasil rempah yang tersohor di seluruh dunia. Belanda yang menjajah Indonesia juga bisa mencapai kejayaan karena menguasai perdagangan rempah yang berasal dari berbagai kepulauan di Indonesia.
Menurutnya, kenaikan itu terjadi karena komoditas tanaman obat aromatik, rempah, lada hitam dan cengkeh turut naik dan tumbuh meyakinkan.