Presiden Jokowi meminta izin dan dukungan kepada anggota dewan, tokoh bangsa, dan rakyat Indonesia untuk memindahkan ibu kota negara ke pulau Kalimantan.
Presiden menitipkan pasar dalam negeri kepada para produsen yang sudah mengekspor produk-produknya, jangan sampai ada yang kosong sehingga produk dari luar itu mengisi.
Menurut Jokowi, terobosan-terobosan atau inovasi-inovasi baru sangat dibutuhkan di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks serta perubahan-perubahan yang kian hari makin meningkat.
Demi pembangunan bangsa dan negara, seluruh elemen harus saling mengingatkan dan bersinergi. Sehingga, semua pihak tidak alergi terhadap kritik.
Presiden Jokowi meyakini Indonesia sebagai rumah besar tidak akan runtuh dan tetap kokoh untuk selama-lamanya. Sebab, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dibingkai dengan Pancasila.
Menurut Jokowi, persatuan bangsa sangat diperlukan untuk menatap masa depan yang cerah, sehingga membuat negara yang kuat serta mampu bersaing di kancah internasional.
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengenakan setelan jas bergegas memasuki gedung nusantara.
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyno (SBY) tidak akan menghadiri sidang tahunan MPR/DPR/DPD, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8). Selain SBY, presiden ketiga BJ Habibie dan mantan Wakil Presiden ke-11 RI Boediono juga absen.
Sidang tahunan MPR akan berlangsung dalam beberapa jam ke depan. Sejumlah rangkaian persiapan sidang tahunan dengan pidato kenegaraan Presiden Jokowi sudah dilakukan.
Presiden Jokowi mendadak mendatangi Gedung DPR, Jakarta, Kamis (15/8) malam. Kehadiran Presiden Jokowi disambut Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar.