Dalam surat yang ditujukan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Iran mengatakan, Stena Impero bertabrakan dengan kapal kecil pada 19 Juli 2019. Insiden itu melukai parah awaknya - beberapa di antaranya masih dalam kondisi kritis.
Perusahaan minyak Brasil, Petrobras enggan memberikan bahan bakar karena kapal tersebut masuk daftar sanksi Amerika Serikat (AS).
Direktur jenderal kontra intelijen Iran, mengatakan sudah menahan 17 mata-mata profesional yang bekerja atas nama CIA sepanjang tahun lalu. Beberapa di antaranya dijatuhi hukuman mati.
Militer Israel dikabarkan menyerang daerah strategis di Suriah Selatan yang menghadap ke Dataran Tinggi Golan.
Paris juga meminta Teheran segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan, untuk meredakan ketegangan di Teluk.
Tensi meningkat setelah dua kapal tanker Inggris dan awaknya diambil alih kendali Iran. Inggris meminta Iran segera membebaskan.
Berlayar antara Teluk Persia dan Teluk Oman, USS Boxer dikatakan telah menggunakan langkah-langkah elektronik untuk menurunkan drone yang diklaim AS dioperasikan oleh Iran.
Hampir seperlima dari minyak yang digunakan secara global melewati Selat Hormuz dan itu adalah satu-satunya jalur laut di Teluk Arab yang terbuka ke lautan terbuka.
Pertemuan mendesak di Wina yang akan diketuai Sekretaris Jenderal kebijakan luar negeri Uni Eropa, Helga Schmid dikabarkan diminta Prancis, Jerman, Inggris dan Iran.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan perusahaan China secara sadar terlibat dalam transaksi untuk pembelian atau akuisisi minyak mentah dari Iran.