Kejahatan perang telah dilakukan di Ukraina dan para ahli AS sedang mengumpulkan bukti untuk membuktikannya.
Klaim Biden bahwa Presiden Vladimir Putin adalah penjahat perang karena menyerang Ukraina adalah pernyataan yang tak termaafkan oleh pemimpin negara yang telah membunuh warga sipil dalam konflik di seluruh dunia.
Tuduhan Biden muncul setelah Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan, pasukan Rusia menjatuhkan bom kuat di sebuah teater di kota pelabuhan selatan Mariupol yang terkepung.
Wakil menteri luar negeri Polandia, Marcin Przydacz, menyebut pemboman teater di Mariupol merupakan indikasi pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan taktik yang lebih brutal.
Presiden Vladimir Putin telah berbicara tentang netralitas, bersama dengan jaminan keamanan untuk Ukraina tanpa perluasan NATO, sebagai salah satu kemungkinan varian pada bulan Februari.
Invasi Rusia ke Ukraina menyebabkan banyak brand Barat menghentikan operasi mereka di Moskow. Kendati demikian, tidak seluruhnya melakukan hal senada. Sejumlah brand terpaksa tetap beroperasi.
Sejumlah perusahaan multinasional menghentikan operasinya, menyusul kebijakan pemerintah China memperluas penguncian Covid-19.
Beberapa pejabat AS mengatakan Rusia meminta peralatan militer China setelah invasi 24 Februari ke Ukraina.
Perang dapat memiliki dampak yang lebih luas, termasuk dengan mengancam ketahanan pangan global dengan menyebabkan harga naik dan menghambat penanaman tanaman, terutama gandum.