Secara khusu pada Minggu (25/11), sebanyak 13 ranjau laut yang diledakkan. Jumlah tersebut sudah termasuk dua jenis ranjau angkatan laut yang ditanam oleh milisi Houthi yang didukung Iran.
Menyinggung target swasembada Iran dalam membuat peralatan dan persenjataan, Khanzadi mengatakan bahwa sanksi Amerik Serikat sama sakali tidak berpengaruh.
Tunduk kepada negara Barat adalah pengkhianatan terhadap agama.
Selama masa revolusi, Rafsanjani membangung gerakan perlawanan bawah tanah yang membuat dia dipenjara hingga 7 kali dari tahun 1960 sampai dengan tahun 1979.
Iran punya alasan mengembangkan nuklir karena Amerika Serikat (AS) sudah melanggar Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).
Presiden Iran sekaligus memperingatkan AS dan Israel, bahwa negara itu akan melawan balik jika terus-menerus ditekan.
Para pemimpin Iran sering mengutuk Israel dan memprediksi kehancurannya, tetapi Rouhani jarang menggunakan retorika semacam itu.
Utusan AS untuk Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) Kenneth Ward mengatakan, Tehran juga berusaha melindungi agen saraf yang mematikan dengan maksud ofensif.
Gedung Putih membutuhkan Arab Saudi karena minyaknya, untuk melawan Iran, dan kemampuannya melawan terorisme di wilayah tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengeluarkan pernyataan yang akan membuat geram Donald Trump. Pasalnya, dalam pernyataannya tersebut Zarif seolah mengejek sikap Trump atas kasus Jamal Khashoggi yang tewas di Konsulat Arab Saudi.