Temuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia terdapat dua penyebab sebagian besar orang tua membiarkan anak down syndrome tumbuh ala kadarnya.
ke depan tantangan anak muda bangsa ini semakin berat, selain ancaman ideologi transnasional, juga kemajuan teknologi informasi yang semakin maju.
Anak-anak down syndrome tidak sedikit yang mengalami pengabaian di masyarakat, bahkan hadirnya dianggap aib keluarga
Era digital menimbulkan persoalan dan tantangan berbeda bagi orang tua dalam mengasuh anak-anak mereka.
Pendidikan Pancasila mulai redup sehingga anak-anak dan generasi muda mulai kehilangan jati diri bangsa
Ketika orang tua resah karena anak lebih tertarik pada gadget, sebenarnya mereka tanpa sadar yang sudah memulainya.
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus lebih pintar dari anak buah termasuk penyidik. Sebab, pimpinan KPK harus bisa merespon setiap perkara yang dipaparkan penyidik.
Tumbuh kembang anak membutuhkan stimulasi, salah satu bentuk stimulasi yang bisa dilakukan pada anak ialah dengan mendongeng.
Platform game edukasi GCR menyediakan lebih dari 200 misi berbasis game dengan kurikulum untuk melatih pemikiran komputasi anak