Bantuan pangan beras kali ini dikhususkan untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buru, keadaan darurat serta mengendalaikan dampak inflasi untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat produsesn dan konsumen.
Satu di antara indikatornya adalah karena panen raya di sejumlah sentra sudah merata sehingga pasokan beras terus mengalir baik ke pedagang maupun ke pasar-pasar di seluruh Indonesia.
Dari hasil pemantauan di Pasar Gedebage, Bandung, terpantau harga beras, bawang, daging, minyak goreng dan gula masih stabil sejak awal ramadhan hingga akhir Maret ini.
Bantuan Beras Secara Bertahap Mulai Akhir Maret
Pemerintah menaikan harga batas bawah pembelian gabah/beras petani oleh BULOG untuk meningkatkan pendapatan petani.
Penetapan HET ini telah melalui pembahasan dan memperhatikan berbagai masukan dari stakeholder perberasan nasional.
Ada fakta di lapangan bahwa penurunan daya penyerapan dikarenakan faktor beras di Sulawesi Selatan banyak diserap ke luar provinsi yang lain.
Sekarang kok Bulog lebih sibuk impor daripada pengadaan. Menurut saya kebijakan itu buruk sebab kasihan petani karena pasti akan mempengaruhi harga di tingkat bawah.
Bantuan ini untuk mengendalikan inflasi mengingat pada momentum HBKN seperti sekarang terjadi peningkatan permintaan bahan pangan di tengah masyarakat
Harga dan ketersediaan yang relatif aman, sistem distribusi pangan di wilayah Jawa juga terbilang lancar.