Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya siap untuk berbicara dengan Iran tentang kedua negara yang kembali ke perjanjian itu, yang bertujuan untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir sambil mencabut sebagian besar sanksi internasional.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh bereaksi terhadap pernyataan pada Minggu oleh penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan, yang mengatakan AS telah mulai berkomunikasi dengan Iran atas penahanan warga AS oleh Teheran.
Parlemen Iran yang didominasi konservatif mengesahkan undang-undang pada Desember yang menuntut negara itu menangguhkan beberapa inspeksi jika Amerika Serikat (AS) gagal mencabut sanksi. Undang-undang tersebut akan mulai berlaku pada Selasa.
Dimona adalah fasilitas penelitian nuklir Israel. Secara resmi berganti nama setelah mendiang Presiden dan Perdana Menteri Israel Shimon Peres pada 2018. Israel mengembangkan bahan fisil untuk persenjataan nuklirnya di reaktor nuklir ini.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (PERIKSHA) menuturkan dalam upaya perlindungan diri, masyarakat diizinkan memiliki senjata api dengan persyaratan yang ketat.
Seorang analis politik Saudi dan sarjana hubungan internasional, Hamdan Al-Shehri mengatakan kepada Arab News bahwa tampaknya ada kesepakatan diam-diam antara AS dan Iran tentang masalah nuklir.
pemerintah kerap dianggap menggunakan UU ITE tersebut untuk melakukan pengendalian informasi dan senjata untuk menentang kebebasan berekspresi.
pasukan Israel menangkap seorang anak Palestina Mustafa Salama (17) setelah menggerebek rumahnya di Qalqilya. Puluhan orang menyerangnya dengan senjata dan menariknya ke jip militer.
AS, sebagai pihak yang telah menarik diri dari kesepakatan, pertama-tama harus mencabut sanksinya untuk mendapatkan kepercayaan Iran sebelum bergabung kembali dengan perjanjian tersebut.
Israel tidak akan terlibat dalam rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, untuk kembali dalam Pakta Nuklir 2015, yang bertujuan membatasi kegiatan nuklir Iran.