Kinerja ekspor komoditas peternakan pada tahun 2021 periode bulan Januari – Oktober (angka sementara) dibukukan mencapai 278.563 ton dengan nilai USD 986.378 atau setara Rp 14.302 triliun.
Menurut Dedi, sebagaian besar lahan pertanian di Indonesia, konsisi tanahnya masam, terutama yang ada di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi (sebagian), dan Jawa (sebagian) terutama di daerah Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menegaskan bahwa nikel adalah komoditas strategis Indonesia, yang penting bagi ekonomi Indonesia
Daya saing selama ini, kata Dedi, masih menjadi salah satu permasalahan yang menimpa hampir semua komoditas pertanian Indonesia, kecuali kelapa sawit, kopi, kakao, lada dan karet.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian pada bulan Oktober 2021 mencapai US$410 Juta.
Dikatakannya, walaupun provinsi kecil, namun wilayah yang terkenal dengan sebutan `Bumi Rafflesia` ini bisa menjadi poros ekonomi di Sumatera.
Fadel sangat mengapresiasi pemerintah daerah Bengkulu yang terus fokus meningkatkan komoditas pangan seperti padi dan jagung.
Kenaikan Harga Komoditas CPO Harusnya Menguntungkan Indonesia
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) terus menggairahkan ekspor komoditas pertanian di tengah masa pandemi covid 19, agar perekonomian nasional dan kesejahteraan petani semakin tangguh.
Mentan Syahrul meminta petani milenial Violla Az-Zahra yang mengelola sayuran di 9 hektar lahan pertanian miliknya untuk mengembangkan lebih banyak lagi komoditas pertanian yang memiliki nilai tambah dan keuntungan.