Jumlah kasus COVID-19 baru di Malaysia pada Kamis melewati angka 20.000 untuk pertama kalinya, karena negara itu mencatat rekor jumlah infeksi harian untuk hari kedua berturut-turut.
Rencana tersebut mengabaikan seruan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tidak memberikan dosis ketiga saat negara-negara miskin masih banyak yang belum memberikan vaksin dosis pertama untuk warganya.
Seruan untuk menghentikan booster vaksin COVID-19 adalah yang terkuat dari badan PBB karena kesenjangan antara tingkat inokulasi di negara-negara kaya dan miskin melebar.
Komisi itu dalam sebuah pernyataan mengatakan, perjanjian pembelian di muka bergantung pada vaksin Novavax yang disetujui oleh regulator Uni Eropa, European Medicines Agency (EMA).
Seruan penyetopan vaksin booster ini mencuat ketika banyak negara kaya mempertimbangkan vaksinasi ketiga, dalam rangka memerangi varian Delta yang dianggap lebih menular.
Wagub Ariza menambahkan, Pemprov DKI telah menyediakan kemudahan akses untuk vaksin melalui aplikasi JAKI atau bisa mendaftar di faskes terdekat.
Pemerintah saat ini tengah menggencarkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya penanganan pandemi Covid-19. Namun, belakangan ini beberapa daerah terutama luar Jawa dan Bali menyuarakan kekurangan stok vaksin.
Ketua DPR RI Puan Maharani memberi perhatian khusus terhadap perlindungan anak-anak yang kehilangan orangtua akibat keganasan Covid-19.
Angka-angka itu berarti bahwa Eropa kini telah mengungguli AS dalam upaya vaksin.
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto menyayangkan sikap Pemerintah yang terkesan kurang mendukung kemampuan ahli vaksin Indonesia.